Ini Dia 5 Tempat Bersejarah Zaman Belanda yang Masih Terawat dan Dijaga Kelestariannya di Kota Sawahlunto

Bagi traveler atau Anda yang ingin menghabiskan liburan di Sumatera Barat wajib mengunjungi Kota Sawahlunto. Sawahlunto adalah salah satu kota di Sumatera Barat yang dijadikan destinasi wisata tempat bersejarah karena umurnya sudah sangat tua dan memiliki peran penting saat zaman penjajahan Belanda.

Kota yang sudah berdiri sejak tahun 1888 meninggalkan banyak bangunan-bangunan tua. Dulunya, saat zaman penjajahan Belanda kota Sawahlunto menjadi salah satu tempat eksplorasi tambang batu bara. Oleh sebab itu, Sawahlunto dikenal dengan julukan kota tambang. 

Berikut adalah 5 tempat bersejarah yang masih terawat dan menarik untuk dikunjungi yang ada di Kota Sawahlunto.

Lubang Mbah Soero
1. Lubang Mbah Soero
Tempat bersejarah Sawahlunto pertama yang wajib dikunjungi adalah lubang Mbah Soero, yaitu sebuah tunnel atau lubang yang digunakan untuk proses penggalian dan mengangkut batu bara. Tempat ini juga pernah dijadikan penjara para tahanan poitik Belanda.

Tempat wisata ini diberi nama Mbah Soero karena pada zaman penjajahan Belanda yang menjadi komando di penambangan tersebut dipegang oleh mandor yang dipanggil dengan sebutan Mbah Soero. Pengunjung yang masuk ke tunnel akan didampingi oleh pemandu dan sudah disediakan helm yang biasa digunakan untuk pekerja di konstruksi.

2.Museum Goedang Ransoem
Berbagai perlengkapan masak zaman dulu menjadi salah satu benda koleksi museum
Goedang Rangsum
Goedang Ransoem. Berbeda dengan perlengkapan masak pada umumnya, peralatan masak yang digunakan zaman dulu di Sawahlunto ukurannya besar-besar, bahkan ada yang diameternya 124 cm, tinggi 148 cm. tidak hanya itu, untuk tungku apinya pun sangat besar.

Hal tersebut karena pada pekerja tambang pada zaman dulu jumlahnya sangat banyak sehingga perlengkapan memasak dibutuhkan skala besar agar kebutuhan makan pekerja terpenuhi. 

3.Museum Kereta Api
Merasakan sensasi naik kereta api zaman penjajahan jepang bisa Anda rasakan dengan
Museum Kereta Api
berkunjung ke museum kereta api di Sawahlunto. Bukan hanya keretanya saja, bangunan stasiun masih terjaga keasliannya dengan nuansa ala Belanda.

Stasiun kereta api peninggalan Belanda ini dibangun tahun 1981. Lokasinya berada di Jln. Kampung Teleng. Daya tarik museum ini adalah kereta Mak Item, yaitu sebuah kereta lokomotif yang menggunakan tenaga batu bara. Anda bisa naik Mak item bersama pengunjung lainnya mengelilingi Kota Sawahlunto sambil menikmati keindahan alam selama perjalanan.

4.Hotel Ombilin
Hotel Ombilin merupakan salah satu saksi sejarah kebesaran dan kejayaan Sawahlunto. Hotel
Hotel Ombilin
yang dibangun pada tahun 1918 menjadi salah satu tempat menginap orang Belanda. Ciri khas bangunannya bergaya arsitektur Belanda.

Setelah kemerdekaan, Ombilin beberapa kali dialihfungsikan, salah satunya pernah menjadi kantor polisi tepatnya pada tahun 1970-an. Sekarang Ombilin fungsinya sudah dikembalikan seperti semula, yaitu menjadi hotel. Nah, jika Anda berkunjung ke Sawahlunto bisa menginap di hotel Ombilin yang memiliki nilai sejarah dengan nuansa dan suasana zaman Belanda.

5.Silo
Silo adalah bangunan raksaksa yang bentuknya mirip cerobong asap (silinder). Silo sendiri merupakan tempat penyimpanan batu bara saat zaman penjajahan Belanda. Ada tiga buah silo raksaksa di sana. Selain menjadi salah satu tempat bersejarah, Silo menjadi simbol kota Sawahlunto. Di sekitar Silo terdapat lahan yang ditanami rerumputan dan pepohonan.

Kelima tempat tersebut menjadi salah satu tujuan pelancong menikmati wisata sejarah di Sawahlunto. Selain menikmati pemandangan alamnya, Anda bisa mengetahui jejak sejarah kejayaan Kota Sawahlunto dan merasakan sensasi dan aura zaman Belanda yang masih terasa. Semua itu karena tempat-tempat tersebut sampai saat ini masih terawat, dijaga kelestarian dan keasliannya.

Dari Kota Padang menuju tempat bersejarah di Sawahlunto bisa menggunakan pesawat terbang di Bandara Internasional Minangkabau. Jika tidak Anda bisa menyewa jasa rental mobil lengkap dengan supirnya, waktu yang dibutuhkan sampai ke Sawahlunto melalui jalur darat hanya sekitar 2,5 jam.

Lalu dari mana semua tranportasi dan kemudahan itu didapatkan? Jangan risau karena Pelangi Holiday bisa memenuhi semuanya. Jika ingin tahu lebih banyak, langsung saja akses situs kami di: http://www.pelangiholiday.com/ atau langsung telepon saja di: 0751 – 482331 atau 0811-6601-403 dan 0852-6322-0413.

GALERI PHOTO

GALERI PHOTO KONSUMEN KAMI
 
Copyright © 2015 - 2017 Pelangi Holiday Travel Services. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.