Tour Kota Padang Kunjungi 11 Destinasi Wisata Terpaforit Dalam Satu Hari

Anda liburan atau tour ke Kota Padang dengan sanak family? yuk kunjungi beberapa destinasi terpaforit yang ada menjanjikan kepuasan liburan anda, berikut 11 destinasi yang wajib anda kunjungi bersama keluarga dalam satu hari di Kota Padang.

Pantai Air Manis dan Batu Malinkundang
1. Tempat wisata Pantai air manis ( Batu malinkundang)
Siapapun tentu sudah pernah mendengar tentang dongeng Malin Kundang si anak durhaka dari Sumatera Barat. Konon setelah tidak mengakui ibu kandungnya kapal Malin Kundang karam dan seluruh awaknya termasuk dia berubah menjadi batu. Ternyata Anda bisa menyaksikan sisa-sisa kapal yang menjadi batu ini termasuk si Maling Kundang dalam posisi tertelungkup di Tempat wisata Pantai air manis ( Batu malinkundang).

Keistimewaan Tempat wisata Pantai air manis ( Batu malinkundang)
Selain batu Malin Kundang yang memang terlihat begitu nyata sebagai sosok si anak durhaka yang telah dikutuk sang Ibu karena kemurkaannya, menjadi daya tarik destinasi wisata ini, Pantai Air Manis juga menyimpan keindahan panorama yang luar biasa. Gelombang yang rendah serta pemandangan asri Gunung Padang membuat lokasi wisata ini juga mempunyai banyak penggemar.

Selain itu di sekitar pantai terdapat pulau kecil yang dinamakan Pulau Pisang Kecil. Anda bisa berjalan kaki untuk menuju pulau yang luasnya satu hektar ini di saat air laut surut. Kemudian di sore hari Anda bisa kembali ke pantai dengan menumpang perahu. Sungguh suatu atraksi wisata yang jarang ditemukan di destinasi wisata yang lain.

Aktifitas liburan lain yang bisa Anda lakukan di sini tentu kegiatan khas liburan pantai seperti berenang, bersepeda, atau berkeliling sambil menikmati pemandangan pantai yang indah. Bila ingin membeli oleh-oleh sebagai kenang-kenangan bahwa Anda pernah menginjakkan kaki di tempat wisata Pantai air manis ( Batu malinkundang) ini di tepi pantai terdapat banyak penjual suvenir seperti t shirt, tas, kerajinan, dan lain sebagainya. Selamat berlibur.

2.Jembatan Sitinurbaya
Jembatan Sitinurbaya di Malam Hari
Tentu tidak ada masyarakat Indonesia yang tak mengenal kisah klasik kasih tak sampai antara Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri. Karya sastra yang mengangkat adat-istiadat dan budaya tradisional masyarakat Sumatera Selatan ini memang sangat populer karena sang Penulis sekaligus mengkritisi kebiasaan perjodohan oleh para tetua. Pemerintah daerah kemudian membangun jembatan dan memberi nama Jembatan Sitinurbaya sebagai bentuk penghargaan atas karya sastra ini.

Berwisata ke Jembatan Sitinurbaya
Selain namanya yang cukup fenomenal, Jembatan Sitinurbaya juga sangat cocok untuk dijadikan destinasi wisata terutama bagi Anda wisatawan yang berasal dari luar Sumatera. Waktu yang paling sesuai untuk berjalan-jalan pada lokasi wisata ini adalah menjelang matahari terbenam karena Anda akan dapat menyaksikan keindahan sunset dari sekitar jembatan.

Setelah puas mengamati tenggelamnya bola cahaya raksasa tersebut serta berfoto-foto untuk mengabadikan momen istimewa tersebut sekarang saatnya melanjutkan wisata Anda dengan berwisata kuliner.  Lokasi di sekitar jembatan memang dipenuhi oleh beragam penjual makanan yang menyediakan hidangan khas dari daerah Padang dengan harga terjangkau seperti sate dan soto Padang.

Puas mengisi perut di sekitar Jembatan Sitinurbaya jangan lupa menikmati pemandangan di lereng gunung Padang yang terlihat indah karena kilauan ratusan lampu rumah penduduk yang berkerlap-kerlip. Selain itu pemandangan permukaan air sungai Batang Arau yang berkilauan tertimpa cahaya lampu juga merupakan pengalaman liburan yang menakjubkan. Ayo segera jadwalkan liburan Anda ke Padang di tahun ini.


Kota Tua China Twon Padang
3.Kota Tua Padang (China Twon)
Bila Anda tergolong traveller yang gemar melakukan napak tilas sejarah atau wisata budaya, maka kawasan Kota Tua Padang (China Town) adalah destinasi wisata yang paling cocok bagi Anda. Pada lokasi wisata ini Anda bisa menyaksikan bangunan-bangunan klasik sisa peninggalan pemerintah Belanda yang berpadu dengan tempat ibadah kelenteng yang dibangun di abad ke 19.

Keunikan obyek wisata Kota Tua Padang (China Town)
Di zaman dahulu daerah kota tua ini bernama Muara Aro dan merupakan titik perdagangan internasional. Inilah sebabnya pemerintah Belanda membangun vila-vila peristirahatan sekaligus gudang-gudang sebagai tempat penyimpanan barang-barang komoditi. Pemandangan bangunan kuno khas arsitektur Belanda akan langsung terlihat jika Anda melintasi tepi Sungai Batang Arau. Bangunan-bangunan tersebut beberapa masih difungsikan sebagai kantor pemerintah daerah sementara beberapa yang lainnya dibiarkan terlantar.

Kelenteng Shie Hin Kiong
Di abad ke 19 para saudagar dari Tiongkok mulai datang ke Indonesia untuk berdagang dan di tanah air mereka membangun kelenteng Shie Hin Kiong untuk beribadah. Hingga saat ini kelenteng ini masih terpelihara dengan baik dan difungsikan sebagai tempat ibadah bagi para pemeluk kepercayaan Taoisme yang bertempat tinggal di sekitar Kota Tua Padang (China Town).

Merasakan atmosfir kehidupan di masa lampau dengan melihat-lihat bangunan tua baik peninggalan Belanda atau pun Tiongkok tentu akan memberikan pengalaman liburan yang unik. Nah, jangan ragu-ragu untuk mengunjungi Kota Tua Padang (China Town) di liburan mendatang.


Monumen Iora Di Pantai Padang
4.Pantai Padang (Monumen iora)
Banyak orang yang menganggap bahwa aktifitas paling penting dalam berwisata adalah berfoto selfie atau wefie apalagi dengan maraknya penggunaan sosial media beberapa tahun terakhir ini. Salah satu tempat yang paling iconic untuk berfoto saat Anda berwisata ke Padang adalah Pantai Padang (Monumen iora). Monumen Iora atau singkatan dari Ocean Rim Association dibangung di pantai Padang karena merupakan gerbang Iora atau Asosiasi Negara-Negara di Kawasan Samudera Hindia.

Keistimewaan Pantai Padang (Monumen iora)
Selain dikenal karena kecantikan alam pantai dan lautnya, Pantai Padang tentu kini menjadi semakin populer dengan keberadaan monumen tersebut. Monumen ini berbentuk penunjuk arah yang terdiri dari 21 panah yang bertuliskan nama-nama negara anggota organisasi internasional tersebut. Persisnya monumen Iora berada di bibir pantai Padang.

21 negara yang dimaksud tersebut adalah Australia,  Afrika Selatan,  Mozambique, Kenya, Tanzania, Comoros, Madagascar, Mauritius, Sychelles, Somalia, UAE, Iran, Yaman, Oman, SriLanka, Bangladesh, India, Thailand, Malaysia, Singapura, dan tentu saja tanah air kita Indonesia. Monumen ini sangat unik karena juga memuat jarak negara-negara tersebut dari obyek wisata Pantai Padang (Monumen iora). Untuk penunjuk arah Afrika Selatan misalnya, tertulis jaraknya adalah 8.761.656 km.

Jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi kota Padang, jangan lupa mengunjungi obyek wisata Pantai Padang (Monumen iora) dan mengambil foto di monumen tersebut. Nah, selamat berlibur!

5.Tugu Perdamaian Pantai Padang
Yang dibayangkan banyak orang saat melakukan wisata pantai tentu adalah bermain air di tepi pantai, menikmati deburan ombak, angin sepoi-sepoi, serta menyaksikan sunset serta sunrise. Tetapi saat berwisata ke kawasan Muaro Lasak, Anda bisa sekaligus menyaksikan Tugu perdamaian Pantai Padang yang sengaja dibangun oleh pemerintah Kota Padang untuk menyambut kegiatan bertingat internasional yaitu MNEK (Multilateral Naval Exercise Komodo).

Menikmati keindahan  Tugu perdamaian Pantai Padang
Tugu perdamaian ini dibangun dengan sangat indah dan dengan bentuk rancangan seperti burung merpati. Sebagaimana yang banyak diketahui bahwa burung merpati ini memang merupakan perlambang dari perdamaian. Tugu ini diharapkan bisa menjadi daya tarik yang lain selain keindahan alam di kawasan Muaro Lasak. Untuk merealisasikan harapan ini pemerintah dan pihak pengelola terus melakukan pembenahan yang merupakan bagian dari revitalisasi obyek wisata Pantai Padang. Dengan demikian obyek wisata ini diharapkan menjadi lebih indah serta membuat para wisatawan merasa nyaman.

Hampir sama dengan aktifitas liburan yang dilakukan di pantai, di sini Anda bisa berenang di tepi pantai atau sekedar berjalan-jalan sambil menikmati keindahan alam obyek wisata di kota Padang ini. Terakhir, bila sudah puas berjalan-jalan di obyek wisata ini jangan lupa untuk mengambil foto baik sendirian atau beramai-ramai di Tugu perdamaian Pantai Padang. Nah, semoga menjadi referensi liburan yang menarik bagi Anda.

6.Masjid raya sumbar (wisata religi)

Bagi Anda yang menggemari wisata religi di musim liburan ini cobalah untuk mengunjugi Masjid raya sumbar (wisata religi). Masjid ini mempunyai arsitektur yang unik dan selain berfungsi sebagai tempat ibadah arsitekturnya juga dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menahan bencana gempa. Masjid Agung yang juga disebut sebagai Masjid Mahligai Minang ini memang cocok sebagai tujuan wisata religi karena arsitektur bangunannya yang sangat khas Minangkabau.

Pesona Masjid raya sumbar (wisata religi)
Yang unik dari Masjid raya sumbar (wisata religi) ini adalah atapnya yang tidak berbentuk kubah sebagaimana bangungan masjid pada umumnya melainkan malah mengambil bentuk atap rumah Gadang. Ruang utama masjid juga mempunyai interior yang unik dan menarik. Bagian mihrabnya dibuat dengan mencontoh bentuk batu Hajar Aswad dengan atap bagian dalam berukir nama-nama Allah yang mulia, Asmahul Husna dengan warna emas serta background putih. Untuk karpet permadani yang berfungsi sebagai sajadah adalah hadiah dari pemerintah Turki.

Masjid raya sumbar (wisata religi) ini terdiri dari 3 lantai dengan luas area keseluruhan mencapai 40.343 meter persegi yang bisa menampung hingga 20 ribu jamaah. Selain itu rumah ibadah ini juga sekaligus berfungsi sebagai shelter untuk evakuasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana Tsunami. Nah, menarik sekali, bukan? Jadi jangan ragu-ragu untuk mengunjungi rumah ibadah ini sebagai tujuan travelling Anda.

7.Klenteng See Hin Kiong Padang
Dalam berlibur setiap orang juga mempunyai minat masing-masing dan bila Anda adalah penggemar travelling sambil menelusuri jejak sejarah maka Klenteng See Hin Kiong Padang adalah destinasi wisata yang paling cocok bagi Anda. Klenteng ini tergolong sebagai bangunan kuno karena dibangun pada tahun 1905. Rumah ibadah ini dibangun oleh suku Tjiang dan Tjoan Tjioe yang datang ke kota Padang untuk berdagang. Hingga saat ini klenteng ini masih terpelihara dengan baik dan juga masih berfungsi sebagai tempat ibadah. Pada tanggal 1 sampai 15 Imlek klenteng ini selalu ramai dikunjungi para pemeluk Taoisme untuk beribadah dan merayakan tahun baru.

Pesona Klenteng See Hin Kiong Padang
Pada obyek wisata religi Klenteng See Hin Kiong Padang Anda akan dapat melihat bentuk atap yang unik dari rumah ibadah ini. Pada wuwungan klenteng terdapat beberapa pasang patung naga. Selain itu terdapat relief sepasang burung phoenix dan binatang-binatang khas kepercayaan Taoisme lainnya. Tak ketinggalan ada pula hiasan berbentuk bunga-bunga pada bagian tengah sementara di bawahnya terdapat patung dewa yang sedang duduk.

Sebelum memasuki altar utama Anda akan menemukan patung kilin yang menjaga di depan altar. Pada altar sembahnya Anda akan disambut oleh patung dewa Lao Tze dengan memegang kipas bergambar Yin-Yang. Ada pula altar beribadah dengan beberapa patung dewa seperti Sam Pai Tjo Soe, Mak Tjo Po, Koean Im Hoe Tjo, dan beberapa dewa lainnya. Warna merah dan emas dari bangunan klenteng ini membuat obyek wisata tersebut terlihat mencolok di antara bangunan lainnya di sekitarnya. Nah, selamat mengunjungi Klenteng See Hin Kiong Padang di liburan tahun ini.

8.Museum Adityawarman
Menyaksikan dari dekat benda-benda peninggalan zaman kuno dari nenek moyang kita selalu menimbulkan rasa takjub dan sekaligus membangkitkan kekaguman serta kebanggaan diri sebagai warga negara Indonesia. Inilah sebabnya penting sekali untuk mendapatkan pengalaman liburan penelusuran jejak sejarah yang demikian ini seperti misalnya pada destinasi wisata Museum Adityawarman.

Sekilas tentang Museum Adityawarman
Museum ini terletak di pusat kota Padang, ibukota propinsi Sumatera Barat dan didirikan sejak tahun 1974. Dahulu museum ini dinamakan Museum Negeri Propinsi Sumatera Barat dan sejak tahuh 1979 nama museum ini resmi diganti menjadi Museum Adityawarman. Nama tersebut diambil dari nama seorang raja yang dahulu pernah memerintah Minangkabau di masa yang sama dengan masa hidup patih Gadjah Mada.

Obyek wisata sejarah budaya ini dapat dikatakan merupakan museum yang paling penting di propinsi Sumatera Barat. Bangunan museum ini digunakan sebagai tempat penyimpanan serta pelestarian benda-benda bersejarah termasuk benda-benda yang berkategori cagar budaya dari Minangkabau, Mentawai serta beberapa koleksinya juga merupakan benda kuno dari seluruh nusantara. Di sini pengunjung bisa menyaksikan benda-benda kuno mulai dari pakaian adat, perabotan rumah tangga, alat musik tradisional, dan lain sebagainya.

Selain benda koleksinya, bangunan Museum Adityawarman ini juga mempunyai arsitektur yang unik, yaitu berbentuk Rumah Gadang dengan ciri khas bangunan Gajah Maharam lengkap dengan 2 buah lumbung padinya di bagian depan. Selain itu terdapat pula miniatur pedati, andong, serta koleksi pesawat perang dari perang dunia ke 2. Nah, semoga bermanfaat!

9.Miniatur Makkah lubuk minturun
Selain Masjid Raya Sumbar dan Klenteng Shie Hin Kiong, satu lokasi wisata religi lainnya yang tak boleh Anda lewatkan bila berkesempatan mengunjungi propinsi Sumatera Barat adalah Miniatur Makkah lubuk minturun. Keunikan destinasi wisata ini adalah bangunannya yang dibuat persis sebagaimana kondisi kota suci Makkah yang asli. Replika kota suci ini selain berfungsi sebagai obyek wisata juga merupakan pusat pelatihan atau manasik haji para calon jamaah yang hendak menunaikan ibadah haji.

Pesona Miniatur Makkah lubuk minturun
Karena merupakan miniatur atau model tentu saja ukuran obyek wisata ini tidaklah sama persis dengan lokasi aslinya. Pada pintu gerbang destinasi wisata ini Anda akan menyaksikan tugu berupa kitab suci Al-Quran raksasa dan pada bagian depan lokasi terdapat prasasti yang memuat nama pendiri obyek wisata yang unik ini. Saat pengunjung memasuki bangunan, pada sebelah kiri terdapat Masjid Nurzikrillah dan yang istimewa pada masjid ini adalah adanya miniatur Ka’bah di bagian dalamnya. Di sinilah para calon jamaah haji menjalankan manasik hajinya. Masjid ini selama ini hanya dibuka pada waktu shalat.

Selain berwisata religi, pada lokasi wisata Miniatur Makkah lubuk minturun ini Anda juga bisa menikmati pemandangan alam yang indah berupa hamparan bukit yang menghijau asri beserta latar belakangnya berupa rerumputan taman. Bagi pengunjung yang membawa buah hatinya kemari, si kecil tentu akan bersemangat karena di sebuah bagian area wisata terdapat koleksi aneka hewan seperti unta, ular phyton, serta beberapa jenis ikan berukuran besar. Menarik, bukan?

10.Makam Sitinurbaya Gunung Padang
Selain Jembatan Siti Nurbaya, satu lagi obyek wisata yang merupakan penghargaan atas karya sastra besar dari penulis Marah Rusli adalah destinasi wisata Makam sitinurbaya gunung padang. Tidak ada yang bisa memberikan penjelasan secara pasti apakah tokoh utama wanita dalam roman Siti Nurbaya tersebut adalah tokoh rekaan atau memang merupakan sosok yang asli. Yang jelas terdapat bangunan nisan yang disebut sebagai peristirahatan terakhir karakter utama dalam novel tersebut.

Menuju Makam sitinurbaya gunung padang
Untuk mencapai kaki Gunung Padang, setelah melintasi Jembatan Siti Nurbaya, Anda tinggal berbelok ke kiri pada pertigaan jalan kemudian menyusuri tepi sungai Batang Arau menuju ke arah barat. Untuk menuju puncak Gunung Padang Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya ratusan. Meskipun perjalanan ini terdengar melelahkan tetapi Anda tentu tak akan merasa bosan karena sepanjang perjalanan Anda akan dapat menelusuri jejak sejarah dengan menyaksikan dari dekat bungker-bunker peninggalan tentara Jepang pada kaki bukit.

Selain itu saat pendakian mata pengunjung juga akan disegarkan dengan pemandangan laut yang mengintip dari sela-sela pohon-pohon. Pada satu bagian yang berupa ceruk besar yang dapat diakses dengan menuruni tangga batu yang agak curam, di sinilah terdapat Makam sitinurbaya gunung padang. Di sini sayangnya pengunjung tak diperbolehkan memotret. Dan jasad siapakah sesungguhnya yang terbaring di dalam makam, hingga saat ini tak ada yang mengetahuinya walaupun nama pada nisan adalah Siti Nurbaya.

Setelah tiba di makam, lanjutkan perjalanan Anda hingga sampai di puncak Gunung Padang untuk mendapatkan pemandangan yang lebih indah. Anda bisa beristirahat di lokasi yang terlihat masih cukup asri dengan banyaknya pepohonan rindang dan mengumpulkan tenaga untuk kembali menuruni ratusan anak tangga menuju ke kaki gunung. Nah, jangan ragu lagi untuk berkunjung ke obyek wisata Makam sitinurbaya gunung padang.

11.Pelabuhan Teluk Bayur Padang
Anda tentunya sudah pernah mendengar lagu yang berjudul Teluk Bayur, bukan? Jika sudah berarti sudah saatnya Anda menyaksikan sendiri keindahan panorama obyek wisata pelabuhan teluk bayur padang. Selain merupakan pelabuhan dengan aktivitas paling tinggi di propinsi Sumatera Barat, ternyata destinasi wisata ini juga mempunyai panorama alam yang keindahannya luar biasa. Apalagi bagi Anda yang belum pernah merasakan bepergian ke destinasi wisata pelabuhan, tentu akan memberikan pengalaman liburan yang sangat mengesankan.
 
Pesona keindahan alam pelabuhan teluk bayur padang
Lokasi wisata ini sangat cocok menjadi tempat tujuan liburan Anda di tahun ini karena pemandangan alamnya yang luar biasa. Pengunjung akan merasa kagum dengan panorama lautan yang terhampar luas dengan warna lazuardi yang berkilauan. Di sore hari menjelang matahari terbenam, jangan lupa siapkan kamera Anda untuk mengabadikan momen-momen luar biasa tenggelamnya bola cahaya raksasa tersebut hingga menyisakan gurat-gurat merah keemasan sinarnya yang tak lagi membuat gerah.

Menjelang senja pemandangan pelabuhan teluk bayur padang ini akan terlihat berkelap-kelip oleh cahaya lampu ratusan kapal yang tengah berlayar di sekitar pelabuhan Teluk Bayur. Yang sangat unik di sini adalah habitat kera jinak yang bertempat tinggal di pepohonan di sekitar pelabuhan. Jangan membuat mereka merasa terganggu dan Anda bisa menikmati panorama indah di sekitarnya dengan aman. Kera-kera ini juga sudah terbiasa dengan kehadiran manusia dan bila mereka mendekat berikan saja kacang atau makanan ringan yang Anda bawa. Nah menarik, bukan?   

GALERI PHOTO

GALERI PHOTO KONSUMEN KAMI
 
Copyright © 2015 - 2017 Pelangi Holiday Travel Services. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.