Martabak Mesir Kubang- M Yamin Padang

Padang merupakan ibukota Sumatera Barat yang merupakan salah satu tempat wisata yang menarik. Salah satu wisata kuliner yang ada di Padang adalah Martabak Mesir kubang

Mengapa Martabak Mesir Kubang Padang Berbeda?
Berwisata ke daerah Padang, yang tentunya diwarnai sentuhan alam yang eksotis, tiadalah lengkap jika tidak diikuti dengan wisata kuliner. Sebab, kuliner olahan dari masyarakat Padang sungguh memiliki citarasa yang berbeda, dari citarasa kuliner dari daerah lain di Indonesia. Jika anda sudah terbiasa menikmati olahan makanan berat seperti nasi Padang, Rendang, Gulai, dan lain sebagainya, apakah anda pernah menikmati nikmatnya Martabak Mesir Kubang?

Jika belum, jika sedang  berkunjung ke Padang, tidak ada salahnya anda mampir di Jl. M. Yamin, Padang, dan nikmati Martabak Kubang Spesial berada di sana. Namun, jika di daerah tersebut namanya bukanlah martabak Kubang, melainkan Martabak Mesir kubang. Namanya terdengar aneh. Jika merupakan kuliner khas Padang, lalu kenapa namanya “Martabak Mesir” dan bukan “Martabak Padang” seperti halnya Sate Padang?

Mengapa Disebut Martabak Kubang?
Ada sebuah kisah kasih yang unik di belakang nama Martabak Kubang. Menurut sejarahnya, martabak pertama kali diperkenalkan oleh orang India (yang wajahnya mirip orang Mesir). Itulah sebangnya disebut martabak “Mesir”. Sementara itu, Nama “Kubang” sendiri diambil dari nama daerah asal pencipta varian martabak hasil modifikasi antara martabak ala India dengan campuran bahan tambahan.

Seorang pria bernama Haji Yusri Darwis dari Nagari Kubang, Kec. Guguk, Kab. Lima Puluh Kota, Sumatera Barat terinspirasi untuk memodifikasi “Martabak Mesir” dengan kreativitas sendiri dan disesuaikan dengan selera lokal. Martabak Keling yang terbuat dari adonan tepung terigu dan telur bebek yang kemudian diolah menjadi kue dadar, dicampur dengan kuah kari.

Keunikan Martabak Mesir Kubang
Pak Haji juga menambahkan bahan lain seperti daging, bawang, dan bermacam rempah lainnya. Dari eksperimen tersebut terciptalah Martabak Mesir kubang. Dibanding martabak Mesir umumnya, martabak Mesir ala Kubang ini memiliki citrarasa yang cenderung asin (karena masyarakat Minangkabau memang tidak menyukai masakan dengan citarasa manis).

Selain namanya, martabak Mesir ala Kubang ini juga memiliki beberapa keunikan. Di antaranya adalah proses pembuatan kulit martabak, yang menggunakan wajan datar (tanpa pinggir sama sekali!) dan proses penipisan adonan secara unik. Rasa Martabak Mesir kubang juga khas, karena telah ada campuran makanan khas lokal seperti daging yang sudah direndang (agar aromanya lebih khas dan harum). Kuahnya hampir mirip dengan kuah empek-empek, namun cenderung lebih encer, dengan campuran cabe rawit iris, daun bawang, irisan bawang merah, dan tomat. By Rusdi Chaprian

GALERI PHOTO

GALERI PHOTO KONSUMEN KAMI
 
Copyright © 2015 - 2017 Pelangi Holiday Travel Services. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.