Balap Sepeda Tour De Singkarak West Sumatra

Lomba Balap Sepeda Tour de Singkarak 2014
Tour de Singkarak merupakan ajang olah raga tahunan yang diselenggarakan untuk mendobrak kunjungan wisata di Sumatera Barat

Promosi Pariwisata Sumatera Barat melalui Tour De Singkarak
Event balap sepeda yang paling bergengsi di Indonesia, Sukses Tour de Singkarak tahun 2013, kini akan kembali digelar pada tahun ini 2014. Lomba bertaraf internasional ini akan kembali digelar pada awal bulan Juni mendatang. Sesuai UCI Road Kalender musim 2013-2014, penyelenggaraan keenam Tour de Singkarak ini akan digelar pada tanggal 2-10 Juni 2014. Agar event ini berlangsung dengan baik, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Sumatera Barat selaku pihak penyelenggara pun sudah melakukan berbagai persiapan walaupun penyelenggaraannya masih cukup lama.

Tour de Singkarak, Agenda Wisata Rutin Sumatera Barat
Walaupun bertajuk event olahraga, Tour de Singkarak (TdS) sebenarnya juga merupakan festival wisata karena rute yang dipilih pun tidak sembarangan. Rute yang dipilih nantinya akan melewati berbagai titik wisata andalan yang berada di sepanjang Sumatera Barat sehingga penyelenggaraan event ini sekaligus dapat memperkenalkan pariwisata Sumatera Barat. TdS sendiri sudah masuk dalam kalender wisata rutin, bukan hanya di tingkat Sumatera Barat namun juga di tingkat nasional.

Tekad untuk mendobrak pariwisata Sumatera Barat melalui TdS terlihat dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah Propinsi Sumatera Barat untuk meningkatkan fasilitas, jangkauan, dan pelayanan. Jika pada tahun 2013, TdS baru menjangkau 17 Kabupaten Kota Se-Sumatera Barat, maka pada tahun ini, 18 Kabupaten Kota akan dilalui, dengan masuknya Kabupaten Pasaman Barat, yang sekaligus menjadi tuan rumah Etape Ke-3 TdS 2014. Artinya, Kabupaten yang tidak terjangkau hanya Kabupaten Mentawai.

Peningkatan Kelas dari 2.2 menjadi 2.1
Untuk tahun 2014 ini, penyelenggraan Tour de Singkarak masih digelar dalam kelas 2.2. Memang sempat muncul pemikiran untuk menaikkan kelas lomba ini menjadi 2.1 yang diharapkan dapat memberi dampak positif terhadap penyelenggaraan event ini. Dengan naiknya kelas lomba, diharapkan kunjungan wisatawan akan bertambah karena diprediksi akan lebih banyak pembalap kelas dunia yang turut ambil bagian dalam event tahun ini.

Peningkatan kelas lomba juga akan meningkatkan mengekspose event ini di media internasional. Promosi pariwisata dari Sumatera Barat pun juga akan meningkat karena nama Tour de Singkarak akan memancing kedatangan wisatawan baik mancanegara atau domestik. Sayangnya, peningkatan kelas membuat pembalap regional berpeluang lebih kecil untuk turut ambil bagian, karena lomba ini harus lebih banyak mengakomodasi tim professional dan kontinental. Diharapkan pembalap tanah air akan lebih semangat lagi untuk meningkatkan prestasinya agar dapat turut serta ambil bagian dalam event ini. "By Rusdi Chaprian"

GALERI PHOTO

GALERI PHOTO KONSUMEN KAMI
 
Copyright © 2015 - 2017 Pelangi Holiday Travel Services. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.