Selamat Datang di PELANGI HOLIDAY TRAVEL SERVICES
Selama lebih dari 3 tahun, Pelangi Holiday Travel Services telah tumbuh pada kecepatan stabil dan menjadi salah satu TOUR TRAVEL AGEN PERJALANAN terkemuka di KOTA PADANG SUMATERA BARAT INDONESIA, yang menawarkan solusi perjalanan yang lengkap baik untuk liburan dan perjalanan bisnis,Perusahaan ini memiliki team serta staf terbaik di bidang perjalanan wisata yang dapat di handalkan sebagai partner perjalanan anda.
Dan untuk melengkapi keseriusan kami dalam meningkatkan trafik kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat, selain mengulas produk layanan kami, PAKET WISATA, HOTEL VOUCHER,RENTAL MOBIL website kami juga sudah dilengkapi berbagai ulasan tentang informasi destinasi wisata di Seluruh Kota dan Kabupaten Sesumatera Barat.

Batu Batikam-Lokasi Wisata Bersejarah Dan Lambang Perdamaian

Batu batikam lambang sejarah dan perdamaian
Batu Batikam merupakan batu tertusuk yang melambangkan pentingnya perdamaian dan musyawarah-mufakat dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Destinasi  wisata cagar budaya di Batusangkar memang tidak tertandangi oleh daerah lainnya di Propinsi Sumatera Barat. Selain situs Istano Baso Pagaruyung dan Batu Angkek-Angkek, peninggalan sejarah lainnya adalah Batu Batikam. Dalam bahasa Indonesia, Batu Batikam berarti batu yang tertusuk. Mengapa dikatakan demikian?

Keunikan Batu Batikam

Jawaban dari pertanyaan mengapa batu ini dinamakan batu tertusuk adalah karena adanya bekas tusukan pada bagian batu tersebut. Secara logika, hal ini mungkin sulit diterima oleh akal mengingat batu adalah sebuah benda yang sangat keras sehingga tidak mungkin untuk ditusuk dan menyisakan sebuah lobang yang tembus.

Menurut cerita yang diyakini masyarakat setempat, Batu Batikam  merupakan bekas tusukan keris milik Datuak Parpatiah Nan Sabatang yang menjadikan batu batikam sebagai simbol perdamaian antar pemimpin yang berkuasa pada masa itu.

Cerita lain menyatakan bahwa peninggalan sejarah ini dahulu kala merupakan suatu tempat musyawarah para kepala suku. Hal lain yang menambah keunikan Batu Batikam adalah adanya sebuah pohon beringin yang sangat besar dii sekitar kawasan tersebut. Pohon beringin berukuran raksasa ini suasana di sekitar situs terasa berbeda.

Sejarah singkat Batu Batikam
Batu batikam lambang sejarah dan perdamaian
Batu batikam lambang sejarah dan perdamaian


Tersebutlah dua orang saudara tiri seibu yang bernama Datuak Parpatiah Nan Sabatang dan Datuak Katumanggungan.Datuak Parpatiah adalah putra seorang cerdik dan pandai, sedangkan Datuak Katumanggungan merupakan putra seorang Raja yang berada.

Parpatiah menginginkan masyarakat yang demokratis sedangkan Kartumanggungan menginginkan kekuasaan hirarkhis. Hal inilah yang pada akhirnya menimbulkan masalah. Karena tidak ingin saling melukai, maka Batu Batikam menjadi pelampiasan emosi keduanya sehingga menikam kerisnya pada batu ini.

Meskipun terkesan menyeramkan, namun Batu Batikam menjadi salah satu lokasi wisata yang masih menarik minat wisatawan. Selain memiliki keunikan yag membuat wisatawan penasaran, batu ini juga dinilai mengandung unsur pelajaran, pengetahuan dan hikmah tentang pentingnya perdamaian. 

Hingga saat ini, pendapat yang berbeda antara Datuk Parpatih nan Sabatang dan Datuk Katumanggungan masih terlihat dari adanya dua keselaran di Minangkabau, yakni Keselarasan Koto Pilang, yang mencerminkan sistem kekuasaan ala Datuk Katumanggungan dan Keselarasan Bodi Chaniago yang merupakan perwujudan  sistem pemeirntah ala Datuk Parpatih Nan Sabatang.

Lokasi Wisata Batu Batikam terletak di Nagari Limo Kaum, sekitar 10 menit perjalanan dari Kota Batusangkar dan termasuk dalam rangkaian kunjungan wisata ke Batu Sangkar. Sehingga, anda tidak akan mengalami masalah akses transportasi dan akomodasi. by.Rusdi Chaprian
READ MORE - Batu Batikam-Lokasi Wisata Bersejarah Dan Lambang Perdamaian

Dua Cara Menikmati ke Indahan Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Menikmati keindahan Danau Maninjau paling tepat jika berada di puncak lawang. Baik dari pondok wisata yang tersedia atau langsung berparalayang ria.

Puncak Lawang Panorama Danau Maninjau

Selamat Datang di Puncak Lawang
Monumen Selamat Datang di Puncak Lawang

Diawali dengan puisi yang pernah dibacakan mantan Presiden RI Pertama
“Jika adik memakan pinang,
makanlah dengan sirih hijau,
jika adik datang ke minang,
Jangan lupa singgah ke maninjau” 
Menjadi penegas bahwa pesona Danau Maninjau sangat memukau. Apalagi jika dilihat dari lokasi terbaik seperti puncak lawang. Disini, Anda bisa menikmati kesempurnaan panorama danau terbesar kedua di Sumatera Barat itu.

untuk mencapai titik tertinggi puncak lawang ini yang berada pada ketinggin 1.210 meter dari permukaan laut, Anda hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 20 km dari Bukittinggi atau sekitar 50 menit saja. Selanjutnya tinggal memilih dimana Anda ingin menghabiskan waktu mengagumi keindahan danau maninjau, ditemani secangkir kopi hangat dan gorengan yang dijual oleh penduduk di sekitar lokasi.

Duduk Boleh, Terbangpun Boleh Di Puncak Lawang
Anda pasti punya cara masing-masing untuk menikmati panorama Danau maninjau dari puncak lawang. Tapi setidaknya ada dua alternatif cara yang biasa jadi pilihan pelancong yang datang. Yaitu dengan duduk di gubuk unik dan khas Minang yang tersedia, atau memanfaatkan olahraga esktrim paralayang yang start dan pendaratannya berada di kawasan ini.

panorama danau maninjau dari puncak lawang
Puncak Lawang dari View Danau Maninjau

Pondok Penuh Kenangan
Dari pondok sederhana beratap seng yang tersebar di berbagai penjuru puncak, Anda bisa memulai wisata alam menarik ini. Melihat birunya air Danau Maninjau dan hempasan riak air memecah di bebatuan pinggir danau, disertai semilir angin nan sejuk dan aroma pinus segar yang menelisik. Semua menjadi lengkap sebagai terapi relaksasi gratis bagi yang ingin recharge energi usah penat bekerja. Apalagi jika perjalanan Anda dilakukan bersama orang tercinta, tentu akan semakin bermakna.

Parayalang Yang Menantang
Bagi Anda yang suka tantangan, dari puncak lawang ini Anda juga bisa menguji adrenalin melalui olahraga paralayang. Dari lokasi start, anda bisa meliuk-liuk mengikuti hembusan angin tepat di atas Danau Maninjau. Terlihat jelas juga bangunan-bangunan khas Minang yang dihuni warga sekitar. Belum lagi susunan keramba ikan membentuk landscape unik di bibir danau. Ditambah pula, persawahan warga yang memenuhi sekeliling perbukitan sekitar danau, menambah lengkap panorama terindahnya.

Penginapan villa di puncak lawang
Villa Lawang Park Yang Nyaman Untuk Penginapan

Resort Melepas Lelah
Di beberapa kawasan danau, dilengkapi resort yang terbuat dari kayu, dan nyaman untuk ditinggali selama Anda berada di Danau Maninjau. Jika pandai memilih resort, dari jendela kamarpun Anda bisa mengintip sebagian rahasia keindahan danau. Apalagi di malam hari. Kerlap kerlip lampu perumahan warga, serta ribuan kunang-kunang bak  penerang alami di sekitar danau, membuat malam lebih berwarna. Indah sekali bukan?

Memang tak salah jika banyak orang mengatakan Danau Maninjau sangat indah, apalagi jika dilihat dari puncak lawang. Kalau Anda mau mampir, usahakan datang tidak terlalu pagi agar pemandangannya tidak tertutup kabut, jangan pula lupa membawa jaket dan payung agar terhindar dari kedinginan dan hujan. Selebihnya, terserah  Anda akan menikmati keindahan danau dengan cara apa. Yang pasti semua cara tetap akan memberikan kenangan indah bagi siapapun."Rusdi Chaprian"
READ MORE - Dua Cara Menikmati ke Indahan Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Rumah Gadang Sungai Beringin-Lokasi Wisata Budaya Yang Wajib di Kunjungi

Rumah Gadang Sungai Beringin di Payakumbuh
Rumah Gadang Sungai Beringin di Payakumbuh
Kemegahan rumah asal minang bisa dilihat di Payakumbuh yaitu Rumah Gadang Sungai beringin. Lokasi wisata ini menjadi tempat favorit bagi para wisatawan.

Megahnya Lokasi Wisata Rumah Gadang Sungai Beringin

Rumah gadang adalah rumah adat dan merupakan ciri khas dari Sumatera Barat. Di Payakumbuh, terdapat sebuah rumah gadang yang sangat megah dan dikenal dengan nama Rumah Gadang Sungai Beringin. Rumah gadang yang sudah ada sejak dulu ini, kini menjadi lokasi wisata yang mampu memperkenalkan budaya Sumatera Barat ke daerah luar.

Lokasi dan transportasi
 
Lokasi wisata rumah gadang sungai beringin terletak di nagari Sungai Beringin, Kota Payakumbuh. Untuk menuju tempat ini, anda bisa menggunaka kendaraan apa saja.  Selain menggunakan kendaraan pribadi, akses ke tempat ini bisa ditemui dengan berbagai angkutan umum. Tarif ongkosnya sendri tidak terlalu mahal dan tidak lebih dari 5000 rupiah untuk kendaraan umum

Berwisata di Rumah Gadang Sungai Beringin
 
Banyak wisatawan yang mengunjungi lokasi wisata ini hanya sekedar untuk berfoto-foto atau menikmati keindahan dan kemegahan rumah ini. selain itu para wisatawan juga bisa belajar sejarah. Rumah gadang dengan ciri khas atapnya menjadi daya tarik yang tidak pernah habis bagi para wisatawan lokal maupun asing.

Halaman Dengan Pemandangan Indah di Rumah Gadang Sungai Beringin
Halaman Dengan Pemandangan Indah di Rumah Gadang Sungai Beringin
Sebagai lokasi wisata yang cukup diminati, Rumah Gadang Sungai Beringin sangat terawat dan terjaga dengan baik. Halamannya sangat tertata apik dan selalu bersih. Tanaman-tanaman nan indah pun tumbuh subur di halamannya.

Tidak cukup sampai disitu, anda juga akan betah berlama-lama disini karena lokasi wisata yang satu ini terletak di daerah persawahan sehingga membuat kesan lebih alami dan udara yang sangat sejuk. Ketenangan akan bisa dirasakan bagi para pengunjungnya.

Kaunikan lain dari Rumah Gadang Sungai Beringin adalah adanya 9 buah tiang penyangga. Tiang-tiang ini menandakan bahwa di dalam rumah ini terdapat 9 buah ruangan seperti tempat penyimpanan, alat rumah tangga dan juga aula. Tak jarang pula masyarakat memanfaatkan aula untuk acara resepsi pernikahan.

Jika anda ingin melihat megahnya rumah adat Minangkabau, maka Rumah Gadang Sungai Beringin adalah jawabannya. Dengan tiket masuk hanya sebesar Rp 5000, anda bisa menikmati pemandangan dan suasana yang menenangkan. Lokasi wisata ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat oleh-oleh dan sebagainya. "Rusdi Chaprian"


INFO: Untuk anda yang ingin merasakan makan bajamba sambil menikmati tari kesenian budayaan Minangkabau di rumah gadang ini anda bisa menghubungi kami..0751-482331atau email: info@pelangiholiday.com
READ MORE - Rumah Gadang Sungai Beringin-Lokasi Wisata Budaya Yang Wajib di Kunjungi

Tempat-Arena Pacu Jawi Tanah Datar Perhelatan Budaya Yang di Tunggu

Persiapan para joki peserta pacu jawi di tanah datar
Joki dan Sapi di Event Pacu Jawi Tanah Datar
Pacu Jawi adalah adu balapan sapi yang bertempat atau arena di Tanah Datar Sumatera Barat. Perhelatan budaya ini cukup menarik minat wisatawan untuk melihatnya


Pacu Jawi Tanah Datar
Pacu Jawi Tanah Datar merupakan even budaya yang digelar di Tanah Datar Sumatera Barat. Pacu Jawi Tanah Datar digelar tiap minggu ke empat di empat kecamatan di Kabupaten Tanah Datar. Empat kecamatan tersebut antara lain Kecamatan Pariangan, Rambatan, Lima Kaum dan Sungai Tarab.

Perhelatan Pacu Jawi Tanah Datar
Pacu Jawi berarti adu balapan sapi. Sapi yang diadu dikendalikan oleh seorang joki. Joki naik di atas alat pembajak sawah, berpegangan dan bertumpu pada alat pembajak sawah. Joki yang mengendalikan sapi tidak diperkenankan menggunakan alas kaki. Alat pembajak sawah dikaitkan pada sepasang sapi yang dikendalikan oleh seorang joki. 


Pacu Jawi Event Budaya di Tanah Datar
Yang unik dari Pacu Jawi Tanah datar adalah joki menggigit ekor sapi agar sapi memacu lari sekencang-kencangnya.Pacu Jawi Tanah Datar menggunakan lintasan yang berlumpur. Berbeda dengan karapan sapi Madura yang lintasannya berupa tanah yang kering. Saat acara digelar banyak turis domestik dan manca negara yang membanjiri untuk menghadiri dan mengabadikan perhelatan ini. Dinas pariwisata mengemas dan mempromosikan acara ini dengan sangat menarik.

Sebelum acara Pacu Jawi digelar, perhelatan didahului dengan arak-arakan jawi atau sapi. Sapi-sapi ini dihias dan diarak menuju arena pacu dengan diiringi musik khas Talempong. Ibu-ibu mengenakan pakaian adat dengan menyunggi bakul berisi makanan. Bakul dibuka jika acara sahut-sahutan pantuna antar datuk selesai. Saat arak-arakan jawi memasuki arena, jawi akan disambut dengan tari-tarian.


Joki dengan Semangat Memacu Sapinya
Di sekitar arena Pacu Jawi Tanah Datar banyak bertebaran warung-warung yang menjajakan kuliner khas Tanah Datar, antara lain kopi daun dengan wadah batok kelapa atau bambu dan kuliner gulai kambing yang berbeda dari tempat lain.

Nilai esensi Pacu Jawi Tanah Datar
Pacu Jawi tanah Datar sudah ada turun menurun sejak zaman nenek moyang. Nilai kegotong-royongan dalam menggarap sawah adalah esensi dari Pacu Jawi. Selain itu Pacu Jawi juga mengandung nilai-nilai budaya, filosofi dan pariwisata.

Acara di arena Pacu Jawi Tanah Datar biasanya digelar mulai pukul sepuluh pagi hingga pukul lima sore. Para turis apabila ingin menyaksikan atraksi yang lebih meriah dari pada biasanya bisa mengunjungi Tanah Datar saat Bulan Juni, Juli dan Oktober di saat peserta Pacu Jawi mencapai 500 hingga 800 peserta. By Rusdi Chaprian


 http://www.pelangiholiday.com/2013/03/photography-tour-padang-4d3n.html
READ MORE - Tempat-Arena Pacu Jawi Tanah Datar Perhelatan Budaya Yang di Tunggu

Kumpulan Objek Wisata di Kabupaten Solok Yang Wajib Anda Kunjungi

Danau Kembar Objek wisata danau di kabupaten solok
Danau Kembar Solok
Kabupaten Solok di Sumatra Barat memiliki beberapa objek wisata alam dan budaya indah, termasuk yang sudah mendunia

Bagi Anda yang belum pernah ke Sumatra Barat, Anda mungkin hanya pernah mendengar Kabupaten Solok sebagai lokasi Danau Singkarak. Akan tetapi, Danau Singkarak yang indah ternyata sudah menjadi objek wisata yang mendunia, terutama setelah ada ajang balapan sepeda bergengsi dunia, Tour de Singkarak, yang digelar beberapa bulan silam.

Ternyata, objek wisata di Solok bukan hanya Danau Singkarak. Kabupaten ini memiliki beberapa tujuan wisata alam dan budaya yang akan memuaskan hasrat traveling Anda. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Masjid tuo kayu jao objek wisata reeligi di kabupaten solok
Masjid Tuo Kayu Jao
•    Danau Talang.
Danau ini berada di Kampung Batu Dalam, tepatnya di kaki Gunung Talang, sehingga pemandangannya sangat spektakuler. Terlebih, danau ini masih sangat asri dengan hanya dikelilingi kampung yang bersahaja sehingga sedap dipandang mata. Jalur menuju danau ini cukup jauh, dan bahkan ada yang belum diaspal, namun pemandangan menuju ke danau juga sangat indah yang dapat membayar semua perjuangan kesana.

•    Danau Kembar.
Danau Kembar adalah sebutan untuk Danau Di Ateh dan Di Bawah, dan dijuluki demikian karena keduanya memiliki kondisi alam serupa walau terpisah. Danau ini sudah menjadi lokasi wisata, terutama di Danau Di Ateh karena sudah disediakan dermaga speedboat untuk pengunjung yang ingin melihat-lihat danau. Pemandangan kedua danau ini indah karena masih asri, dan udaranya sangat sejuk. Lokasinya sekitar 60 km dari Padang.

•    Masjid Tuo Kayu Jao.
Masjid bersejarah ini terletak tidak jauh dari Danau Kembar, dan merupakan masjid yang menjadi saksi berkembangnya agama Islam di Sumatra Barat. Masjid ini sudah berusia sekitar 5 abad, namun kondisinya masih bagus dan masih dimanfaatkan penduduk sekitar sebagai tempat ibadah.

bukik cambai objek wisata alam di kabupaten solok
Bukit Cambai
•    Bukit Cambai.
Bukit ini terkenal sebagai tempat trekking dengan tingkat kesulitan rendah. Selain udaranya yang sejuk dan segar, Anda bisa melihat keempat danau paling terkenal di Solok yaitu Danau Singkarak, Danau Kembar dan Danau Talang, jika naik ke puncaknya.

Beberapa objek wisata di Solok ini masih relatif sepi oleh pengunjung kecuali mungkin Danau Singkarak. Walaupun promosi turisme masih sangat dibutuhkan, namun suasana sepi ini bisa menguntungkan Anda, karena Anda bisa menikmati suasana dan pemandangan alam yang masih asri. By.Rusdi Chaprian
READ MORE - Kumpulan Objek Wisata di Kabupaten Solok Yang Wajib Anda Kunjungi

Saluang, Seruling Bersuara Lembut dari Sumatra Barat

Saluang alat musik tiup dari sumatera barat
Alat Musik Saluang Dari Sumatera Barat
Saluang merupakan alat musik tiup yang nampak sederhana namun sulit dipelajari, dan memiliki suara lembut yang khas.

Sekilas Tentang Alat Musik Saluang Dari Sumatera Barat

Jika para musisi Sumatera Barat ditanya mana yang lebih sulit, apakah meniup seruling bansi atau saluang, hampir pasti semua akan menjawab saluang. Penampilan saluang memang cukup berbeda dan menyolok dibandingkan bansi. Jika bansi pendek dan berlubang 7, saluang lebih panjang dan hanya berlubang 4. Akan tetapi, justru karena itu saluang lebih sulit dipelajari dan dimainkan daripada bansi. Saluang merupakan alat musik Sumatera Barat   seruling memiliki suara indah lembut dan khas; suaranya lembut dan mengalun dan memiliki teknik tiupan yang unik, sehingga membedakannya dari bansi.

Bentuk dan ukuran saluang alat musik sumatera barat
Bentuk Alat Musik Saluang
Ukuran, Bentuk dan Bahan Saluang
Saluang merupakan seruling yang ukurannya relatif panjang; ukuran terpendek sekitar 40 sentimeter, sementara ukuran terpanjang bisa mencapai 60 sentimeter. Diameter saluang biasanya sekitar 4 sentimeter. Saluang biasanya terbuat dari bambu atau kayu talang. Uniknya, masyarakat Minangkabau percaya bahwa bahan yang terbaik untuk membuat saluang justru bukan dari bambu atau kayu talang utuh, melainkan yang tadinya digunakan untuk tiang jemuran atau yang hanyut di sungai. Kabarnya, kualitas suaranya akan menjadi lebih baik. Saluang hanya memiliki 4 buah lubang, sehingga perlu keahlian ekstra untuk menemukan nada yang tepat agar bisa menghasilkan lagu yang diinginkan.

Teknik meniup saluang alat musik sumatera barat
Teknik bermain saluang alat musik dari Sumatera Barat
Teknik Meniup yang Rumit
Saluang merupakan seruling  tersulit alat musik untuk dimainkan. Pemain saluang yang asli bahkan bisa bermain dengan cara menarik dan menghembuskan napas di antara tiupan, sehingga lagu yang diperdengarkan akan terdengar utuh, tidak ada yang terputus. Karena itu, ada anggapan bahwa jika Anda sudah bisa memainkan saluang, biasanya Anda akan bisa memainkan seruling yang lain.

Teknik meniup seruling sambil menarik dan menghembuskan napas sekaligus ini disebut teknik manyisiahkan angok alias menyisihkan napas, sedemikian rupa sehingga napas bisa diatur sambil Anda bisa tetap meniup. Hal inilah yang membuat saluang cukup sulit dipelajari, apalagi kalau hendak memainkan lagu yang panjang. Pemain saluang legendaris dari Sumatra Barat adalah Idris Sutan Sati.

Keunikan lainnya adalah adanya kepercayaan bahwa pemain saluang ahli memiliki semacam ‘mantera’ yang dipelajari untuk menghipnotis pendengarnya; itulah sebabnya mengapa suara saluang sangat merdu. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Saluang, Seruling Bersuara Lembut dari Sumatra Barat

Museum Kereta Api di Sawahlunto Bagian Sejarah Kota Wisata Sawahlunto

Gedung Museum Kereta Api Sawahlunto
Museum Kereta Api di Sawahlunto
Pembangunan jalur Kereta Api dari Padang menuju Sawahlunto dimulai pada tanggal 6 Juli 1889. Dibangunnya jalur kereta api bertujuan memperlancar transportasi angkutan batubara dari Sawahlunto ke Pelabuhan Emmahaven (Teluk Bayur), Padang.

Pembangunan jalur Kereta Api di bagi dalam beberapa tahap. Jalur dari Pulau Aie (Padang)-Padangpanjang selesai 12 Juli 1891. Kemudian Padangpanjang-Bukittinggi  selesai  1 November 1891. Dilanjutkan jalur Solok selesai pada 1 Juli 1892. Sementara jalur Solok-Muarokalaban bersamaan dengan selesainya jalur Padang ke Telukbayur,  1 Oktober 1892. Sedangkan jalur Muarokalaban-Sawahlunto selesai 1 Februari 1894. Akibat menurunnya produksi batu bara Sawahlunto sejak tahun 2000-an, aktivitas pengangkutan batu bara dengan kereta api berhenti total.

Kereta api mak itam di kota sawahlunto sumatera barat
Kereta Api Mak Itam
Mengingat sejarah kereta api dan tambang bara yang terkait erat, maka pada tahun 2005 Pemerintah Kota Sawahlunto bekerjasama dengan PT. Kereta Api menjadikan Stasiun Kereta Api Sawahlunto sebagai Museum Kereta Api kedua di Indonesia setelah Ambarawa.

Museum Kereta Api Sawahlunto memiliki  koleksi berbagai asset kereta api. Beberapa rangkaian gerbong kereta dari zaman yang berbeda dan miniatur lokomotif uap dapat disaksikan disini. Ratusan peralatan benda yang pernah digunakan dalam pengoperasian kereta api dimasa lalu berhasil dihimpun sebagai koleksi Museum Kereta Api kota Sawahlunto.

Kereta wisata di museum sawahlunto
Kereta Wisata Sawahlunto
Perjalanan wisata Sawahlunto-Muarokalaban dengan melewati  terowongan sepanjang hampir 1 km dapat dilakukan dengan kereta wisata. Atau juga untuk berkeliling kota lama selain berjalan kaki tersedia juga mobil wisata yang siap membawa wisatawan berkeliling kota lama Sawahlunto.

Untuk Lokasi nya sama dengan lokasi mak itam yaitu di Kampung Teleng Kelurahan Pasar.sumber: wisata sawahlunto
READ MORE - Museum Kereta Api di Sawahlunto Bagian Sejarah Kota Wisata Sawahlunto

GALERI PHOTO

GALERI PHOTO KONSUMEN KAMI
 
Copyright © 2015 - 2017 Pelangi Holiday Travel Services. Hak Cipta dilindungi Undang-Undang.