Welcome To Pelangi Holiday Travel

Kami adalah travel agency/biro perjalanan wisata yang berdomisili di Kota Padang dengan izin resmi PT.Pelangi Sumbarindo Wisata, adapun kegiatan perusahaan kami yaitu khusus melayani penjualan paket tour ,hotel voucher dan rental mobil di Padang Sumatera Barat, sebagai biro perjalanan wisata terbaik dan terpercaya serta berkomitmen pada visi dan misi perusahaan kami juga mengulas informasi tentang pariwisata Sumatera Barat secara lengkap terupdate, dari segala bidang baik wisata alam, wisata budaya,sejarah dan kuliner serta untuk kelengkapan informasi kami juga melampirkan ragam berita destinasi wisata,event wisata dari seluruh kota dan kabupaten se Sumatera Barat.

PELANGI HOLIDAY TRAVEL SERVICES - COMMITTED TO EXCELLENT SERIVICES

Rental Isuzu Elf MiniBus BigBus Padang

Rental Isuzu Elf MiniBus BigBus Padang
Kami adalah jasa rental mobil di Padang yang aman, nyaman dan terpercaya yang menyediakan armada keluaran terbaru dengan kondisi terawat dengan harga terjangkau

Solusi Rental Mobil Isuzu Elf,MiniBus dan BigBus di Kota Padang

PelangiHoliday.com adalah jasa sewa mobil minibus dan bigbus yang murah, aman,terpercaya dan memberikan pelayanan terbaik di kota Padang. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan yang terbaik dengan armada baru dan terawat untuk memudahkan mobilitas anda ke berbagai  tujuan, baik dalam Kota Padang atau ke luar Kota Padang.

Armada Baru
PelangiHoliday.com menyediakan rental armada Toyota Avanza, Kijang Innova, Isuzu Elf, Toyota Hiace dan bigbus pariwisata. Kami menjamin kenyamanan anda untuk berkendara dengan armada keluaran terbaru yang selalu terawat.

Kendaraan kami selalu terawat karena kami selalu menjaga kualitas pelayanan kendaraan kami, yaitu dengan melakukan kontrol dan servis berkala pada semua kendaraan kami. Ini menjadikan kendaraan kami selalu aman, nyaman, terawat dan selalu dalam kondisi prima kapanpun dan kemana pun digunakan. Kami menjamin semua fasilitas dalam armada kami selalu berfungsi dengan baik dan anda akan nyaman menggunakannya.

Harga Kompetitif
PelangiHoliday.com menyewakan MOBIL keluaran terbaru dengan harga murah dan kompetitif dengan tetap menjamin kondisi prima kendaraan. Kami melayani paket sewa harian, mingguan atau bulanan. Sistem sewa armada tertentu menggunakan jasa sopir yang sudah teruji kemampuan menyetirnya. Semua tergantung keinginan anda.

Pelayanan
Tim kami mengutamakan pelayanan yang ramah dan bersahabat. Customer servis akan dengan ramah akan melayani anda. Sopir yang ramah, mahir dan berpengalaman akan membuat anda semakin nyaman menggunakan armada kami.

Kami menyadari bahwa tiap pelanggan adalah spesial. Kami akan selalu menjaga kualitas layanan kami. Kemanapun tujuan anda dan apapun keperluan anda, kami akan melayani dengan sepenuh hati. Wisata ke luar kota, sewa mudik lebaran atau acara kantor, kami siap melayani anda.

Jadi tunggu apa lagi, segera hubungi kami,
PelangiHoliday.com. Kami menyediakan armada baru yang terawat dengan keramahan pelayanan tim kami dan siap mengantar kemana pun tujuan anda.

Kontak Pemesanan:
Telp. 0751-482331, 7728393
Email. info@pelangiholiday.com
Website. www.tourpadang.com
READ MORE - Rental Isuzu Elf MiniBus BigBus Padang

Pesona 13 Telaga di Gunung Talamau Pasaman

Pesona 13 Telaga di Gunung Talamau Pasaman
Pendakian ke Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat akan menemui banyak obyek menarik seprti air terjun, 13 telaga, aneka flora dan fauna serta kawah gunung.

Pesona 13 Telaga di Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat

Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat adalah gunung tertinggi di Sumatera Barat dengan ketinggian 2.913 meter dari permukaan laut. Sangat tidak rugi melakukan pendakian di Gunung Talamau. Selain itu di sekitar kawasan Gunung Talamau ada hotel dan wisma yang mempermudah akomodasi.

Jalur Pendakian
Untuk mencapai Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat bisa ditempuh dengan perjalanan darat selama 6 jam dari Kota Padang. Pendakian bisa ditempuh dari 3 titik start, yaitu Desa Pinagar, Malampah dan Kinali dengan waktu tempuh rata-rata 12 jam. Di sepanjang jalur pendakian banyak terdapat papan penunjuk jalur, sangat membantu agar tidak tersesat.

Rute awal yang dilalui adalah lahan pertanian dan ladang penduduk. Setidaknya akan ada 4 pos yang akan dilalui oleh para pendaki, yaitu Pondok Bukit Harimau Campo (710 mdpl, Pos Rindu Alam (1100 mdpl), Pos Bumi Sarasah (1860 mdpl) dan Posko Paninjauan (2500 mdpl).

Pesona alam jalur dan puncak Talamau
Dari Puncak Gunung Talamau, terlihat jelas Puncak Gunung Pasaman. Gunung Talamau berdekatan dengan Gunung Pasaman dan dipisahkan oleh sebuah sungai. Dari Puncak Gunung Talamau, para pendaki bisa langsung turun dan naik ke Gunung Pasaman.

Dari puncak akan terlihat telaga-telaga Gunung Talamau. Setidaknya ada 13 telaga yang terdapat di Gunung Tamalau. Ketiga belas telaga itu antara lain, Talago Mandeh Rubiah, Talago Biru, Talago Tapian Sutan Bagindo, Talago Cindua Mato, Talago Tapian Puti Mambang Surau, Talago Siuntuang Sudah, Talago  Satwa, Talago Puti Bungsu, Talago Putri Sangka Bulan, Talago Rajo Dewa, Talago Lumuik, Talago Imbang Langik, dan Talago Buluah Parindu.

Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat lebih bersih dan lebih terawat dibanding Gunung Marapi dan Gunung Singgalang. Ada beberapa hal yang menarik yang dapat ditemui saat mendaki Gunung Talamau di Kabupaten Pasaman Barat, salah satunya yaitu adanya air terjun Puti Lenggo Geni dengan ketinggian 109 meter. Selain itu di Padang Siranjano juga akan ditemui padang rumput dengan fauna rusa, kijang, kambing hutan dan tapir. Selain 13 telaga tadi juga terdapat kawah belerang di 5 puncak gunung yang tersebar di Gunnung Talamau. Di daerah puncak gunung juga terdapat empat gua.By Rusdi Chaprian
READ MORE - Pesona 13 Telaga di Gunung Talamau Pasaman

Khasiat Air Tigo Raso-Wisata Maninjau

Khasiat Air Tigo Raso-Wisata Maninjau
Air Tigo Raso yang ada di kawasan wisata Danau Maninjau memiliki keunikan tersendiri karena rasanya yang berbeda-beda, sekaligus memiliki khasiat penyembuhan

Menikmati Sumber Mata Air Tigo Raso

Apa jadinya jika sumber mata air mempunyai 3 mata air yang memiliki rasa yang berbeda dengan tempat yang berdekatan ? Tentu sangat aneh bukan. Namun itulah yang terjadi di Aia Tigo Raso atau biasa disebut air tiga rasa oleh masyarakat Padang tersebut. Obyek wisata ini memang masih berada di kawasan wisata Danau Maninjau. Namun sayangnya ketenaran tempat wisata ini memang kurang popular dibanding Danau Maninjau itu sendiri. Jelas tidak ada salahnya mengunjungi kawasan wisata ini jika sedang berada di kawasan wisata danau vulkanik tersebut atau sedang berada di kota Padang dan Bukittinggi. Pasalnya tempat wisata ini menawarkan keunikan tersendiri.

Sejarah Air Tigo Raso
Untuk menuju ke kawasan wisata Aia Tigo Raso tersebut memang cukup mudah. Jika dari arah Bukittinggi, tinggal menuju ke Lubuk Basung . Dan sebelum PLTA Muko-muko akan terdapat papan nama yang bertuliskan nama dari kawasan wisata tersebut. Dan sekitar 10 meter dari jalan raya ini, kolam beton dengan ukuran sekitar 2 x 3 m sudah bisa terlihat. Sumber mata air ini sudah ditemukan semenjak tahun 1970. Namun ketika itu sumber mata air ini didiamkan saja dan tidak ada yang menggubris. Sampai suatu saat ada wisatawan domestic dari Nias yang mulai merasakan hawa panas dan rasa yang berbeda dari mata air tersebut. Dan disitulah tempat wisata ini sudah mulai dikenal banyak orang.

Khasiat Air Tigo Raso
Ternyata tempat wisata ini bukan hanya sebagai kawasan wisata alam saja, namun air dari sumber mata air tersebut memiliki khasiat yang luar biasa. Di Aia Tigo Raso tersebut terdapat beberapa bilik kamar mandi yang bisa digunakan oleh para wisatawan untuk mandi menggunakan sumber mata air tersebut secara langsung. Kabarnya air ini bisa menyembuhkan beberapa penyakit kulit yang diderita. Tidak jarang ada yang membawa pulang air dari kawasan wisata ini untuk digunakan sekembalinya pulang ke rumah. Sayang tempat yang kurang terawat membuat pemandangan di tempat wisata ini menjadi kurang menarik dan masih kalah dibanding Danau Maninjau. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Khasiat Air Tigo Raso-Wisata Maninjau

Sejarah Pacu Itiak di Payakumbuh

Pacu Itiak di Payakumbuh
Pacu Itiak di Payakumbuh adalah tradisi lomba itik terbang yang menarik para wisatawan. Itik yang dilombakan harus memenuhi persyaratan tertentu.

Pacu Itiak di Payakumbuh

Satu lagi hal yang menarik dari daerah Sumatera barat selain Pacu Jawinya yaitu Pacu Itiak di Payakumbuh. Di payakumbuh itik tidak hanya disajikan untuk hidangan kuliner, namun itik juga dilatih untuk balapan di lintasan.

Sejarah dan persyaratan Pacu Itiak di Payakumbuh
Tradisi Pacu Itiak di Payakumbuh mulai ada sejak tahun 1028. Saat itu para petani di Aur Kuning, Payakumbuh, Kanagarian dan Sicincin menghalau itik yang memakan tanaman padinya. Itik-itik yang dihalau akan terbang ke dataran sawah yang lebih rendah di bawahnya. Itik-itik terbang ini menjadi hiburan tersendiri bagi para petani, lalu diadakan lomba itik terbang.

Saat Pacu Itiak, itik dipegang oleh pemilik itik dan itik kemudian dilemparkan ke udara sehingga itik akan terbang ke udara dan terbang menuju garis finish. Seminggu sebelum itik dilombakan, itik-itik ini dikurung dan hanya diberi makan padi dan telur. Itik-itik ini setiap petang selalu diajari terbang.

Itik-itik yang ikut perlombaan merupakan itik yang sudah terlatih dan mampu terbang hingga sejauh 2 kilometer. Terdapat tiga tingkatan jarak yang dilombakan, yaitu jarak 800 meter, 1600 meter dan 2000 meter. Pemenang ditentukan berdasarkan itik yang terbang lurus dan tercepat mencapai garis finish. Itik yang dilombakan berusia antara empat hingga enam bulan. Itik ini memiliki kesamaan warna pada paruh dan kaki, leher yang pendek, sayap lurus yang mengarah ke atas, jumlah gigi yang ganjil dan ujung kaki yang bersisik kecil. Harga seekor itik pacuan antara seratus ribu hingga satu juta rupiah.

Pacu Itiak mendapat perhatian dari pemerintah
Ajang Pacu Itiak di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota ini telah mendapat perhatian khusus dari Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota dengan menggelontorkan sejumlah dana untuk Persatuan Olahraga Terbang Itik. Perlombaan ini digelar di sebelas gelanggang yang berbeda di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota. Gelanggang tersebut antara lain Aua Kuning, Tigo Balai, Padang Cubadak, Tunggul Kubang, Padang Alai dan Body Aia Tabik.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Pacu Itiak di Payakumbuh, segera agendakan kunjungan wisata ke Payakumbuh di akhir tahun. Acara ini digelar di Bulan Desember di tiap tahunnya. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Sejarah Pacu Itiak di Payakumbuh

Miniatur Mekah Mini di Lubuk Minturun Padang

Miniatur Mekah mini di Lubuk Minturun Padang merupakan replika mini Kota Mekah sebagai tujuan haji. Tempat ini digunakan untuk manasik haji dan wisatawan umum

Miniatur Mekah Mini di Lubuk Minturun Padang

Padang menyuguhkan berbagai tempat wisata seperti wisata sejarah, wisata alam, wisata pantai dan wisata edukatif. Banyak wisatawan yang belum mengetahui Padang menyimpan pesona wisata Islami yang mirip dengan tujuan haji yaitu Kota Mekah. Masyarakat mengenalnya sebagai Miniatur Mekah mini di Lubuk Minturun Padang. Pembangunan Miniatur Mekah dimulai pada 13 Desember 2000 dan rampung pada 8 September 2001.

Penyajian lengkap minatur tempat rukun haji
Sesuai namanya, miniatur mini Mekah, maka ukurannya tidak seluas dan sebesar tanah suci Mekah. Di pintu gerbang masuk ke lokasi ini terdapat tugu Alquran raksasa seperti yang ada di Kota Mekah hanya ukurannya lebih kecil. Di depan lokasi terdapat prasasti yang menyebutkan pendiri tempat ini. Masuk ke dalam bangunan berbelok ke sebelah kiri terdapat Masjid Nurzikrillah dengan miniatur Ka’bah di dalamnya. Masjid ini selain digunakan untuk beribadah juga digunakan untuk manasik haji. Masjid Nurzikrullah dibuka hanya pada waktu shalat.

Masuk ke dalam lokasi yang lebih dalam lagi terdapat batu-batu besar dengan tulisan nama-nama tempat di Kota Mekah. Di tengah-tengah Miniatur Mekah mini di Lubuk Minturun Padang ini terdapat jembatan dengan tiga tugu di atasnya. Ini menyimbolkan tempat umat Islam melempar jumroh. Di samping jembatan terdapat sebuah terowongan yang melambangkan terowongan Mina. Di lokasi ini juga terdapat miniatur bukit Safa dan Bukit Marwah yang merupakan tempat yang dikunjungi dalam rangkaian ibadah haji.

Daya tarik wisata rohani, alam dan edukasi
Miniatur Mekah mini di Lubuk Minturun Padang bisa didatangi oleh masyarakat umum yang ingin berwisata. Di tempat ini wisatawan bisa mengetahui tempat-tempat yang harus dikunjungi umat Islam saat menunaikan ibadah haji. Lokasi ini juga menyajikan pemandangan alam yang cukup indah dengan hamparan bukit nan hijau dan rumput taman sebagai latar belakangnya. Berbagai koleksi satwa seperti unta, ular pyton, dan ikan besar juga dipelihara di tempat ini.

Miniatur Mekah mini di Lubuk Minturun Padang dapat menjadi tempat tujuan wisata di Kota Padang. Sentuhan wisata rohani, wisata alam dan wisata edukasi bisa didapatkan di satu lokasi ini. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Miniatur Mekah Mini di Lubuk Minturun Padang

Wisata ke Kalenteng Hien Kiong Padang

Wisata ke Kalenteng Hien Kiong  Padang
Hien Kiong adalah Kalenteng Padang dengan arsitektur indah yang ramai saat perayaan imlek dan layak untuk dikunjungi untuk tujuan wisata 

Wisata Pecinan di Kalenteng Padang

Padang ditinggali oleh masyarakat Minang dan berbagai suku pendatang. Salah satu pendatang yang bermukim di Kota Padang berasal dari etnis Thiong Hoa. Etnis Thiong Hoa bermigrasi pada tahun 70-an. Mereka bermukim di kampung pecinan yang ada di Pondok Pecinan. Saat menjelang  Tahun Baru Imlek, etnis Thing Hoa merayakan tahun barunya dengan sangat meriah di kelenteng See Hin Kiong. See Hien Kiong adalah sebuah Kalenteng Padang yang didirikan pada tahun 1905.

Sajian imlek khas kalenteng Padang
Wisatawan domestik dan luar negeri yang datang dapat menyaksikan sajian Barongsai. Selain itu para wisatwan juga dapat mengabadikan foto kalenteng Padang ini. Alunan khas musik mandarin dari pengeras suara menambah ramai suasana. Semakin malam biasanya jumlah pengunjung yang datang semakin banyak. Acara imlek juga ditambah meriah dengan pembagian sejumlah angpao. Masyarakat etnis Thiong Hoa menjelang pergantian tahun mengadakan sembahyang di kelenteng.  Wisatawan yang datang boleh mengabadikan momen-momen ini.

Kalenteng See Hien Kiong Padang terdapat di kota tua, tepatnya di Jl. Kelenteng No 321 Padang. Bangunan ini pernah mengalami kerusakan berat saat terjadi gempa Padang pada 30 September 2009 namun kini telah direnovasi. Bangunan See Hien Kiong memiliki dua bangunan penting, yaitu bangunan depan dan bangunan belakang. Di depan kelenteng ada sebuah kolam yang pada permukaannya terdapat bunga terartai. Di atas kolam terdapat sebuah hiolo dengan dua hiasan naga. Hiolo ini terbuat dari tembaga.

Arsitektur kelenteng See Hien Kiong
Di dalam kalenteng padang terdapat 3 patung yang berdiri di altar. Ketiga patung tersebut antara lain patung Koean Im Hoe Tjo, Sam Pai Tjo Soe dan Mak Tjo Po. Di Kalenteng Padang terdapat juga altar bagi para pengikut Tao dengan adanya patung Lao tze. Patung Lao Tze yang di altar tengah membawa kipas yang bergambar siombol Taiji. Ubin, tiang, hiasan dan ukiran bangunan didatangkan langsung dari daratan Cina.

Deretan di jalan kelenteng dan jalan niaga penuh dengan pemukiman etnis Thiong Hoa. Warga keturunan Thiong Hoa juga bermukim di Padang dan hidup membaur dengan masayrakat Minang. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Wisata ke Kalenteng Hien Kiong Padang

Keunikan Alat Musik Talempong Batu Talang Anau

Keunikan Alat Musik Talempong Batu Talang Anau
Talempong Batu Talang Anau adalah alat musik tradisional yang juga menyajikan kisah legendaries dan mitos di kalangan masyarakat lokal Sumatra Barat.

Talempong Batu Talang Anau Payakumbuh

Sumatra Barat memang terkenal sebagai salah satu kebudayaan yang jelas bisa membuat para wisatawan baik luar negeri atau manca Negara dan juga wisatawan domestik akan tertarik untuk mengunjungi propinsi Sumatra Barat. Salah satu seni kebudayaan dan juga obyek wisata yang menarik untuk dinikmati Talempong Batu Palang Anau di Payakumbuh. Talempong merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari bahan logam kuningan yang berbentuk seperti sebuah gong. Alat musik tradisional tersebut digunakan untuk mengiringi para penari dan juga kesenian randai dan juga mengarak pengantin.

Keunikan Telampong Batu Talang Anau di Payakumbuh
Keunikan dari Talempong Batu Talang Anau yang terdapat di Payakumbuh ini adalah bahan yang digunakan. Jika biasanya alat music Talempong menggunakan bahan logam kuningan, maka di di Talang Anau, Payakumbuh, talempong dibuat dari batu alam yang didapat dari batu gunung di sekitarnya. Yang menarik adalah bunyi yang dihasilkan oleh Talempong dari batu ini sama persis dengan bunyi yang dihasilkan oleh Talempong dari bahan logam kuningan. Bentuk dari alat music sendiri tidak sama. Talempong ini memiliki bentuk tidak beraturan seperti halnya sebuah batu alam atau batu gunung pada umumnya.

Kisah Unik Talempong di Payakumbuh
Ketika para wisatawan mengunjungi Payakkmbuh untuk melihat dan menyaksikan Talempong Batu Talang Anau ini, pasti akan disuguhi kisah unik dan juga legenda penemuan alat musik tradisional dari batu ini. Dikabarkan batu gunung ini dibawa oleh Syamsudin yang mendapat wangsit  untuk membawa batu ini ke tempatnya sekarang. Ia meminta kepada masyarakat Payakumbuh untuk meminta ijin jika ingin membunyikan alat music tersebut.

Dengan kemenyan putih, alat music ini bisa mengeluarkan suara seperti Talempong dari kuningan. Alat music ini juga bisa menjadi sinyal bahaya dengan mengeluarkan suara menderum, menggelegar dan juga beberapa suara yang cukup aneh untuk memberitahu kepada para masyarakat untuk waspada dan juga ekstra hati-hati dengan ancaman bahaya yang sedang menanti. Benar atau tidaknya kisah tersebut, kehadiran telempong dari bahan baku yang unik ini telah memperkaya seni dan kebudayaan negeri kita.By Rusdi Chaprian
READ MORE - Keunikan Alat Musik Talempong Batu Talang Anau

Koto Baru Star Pendakian Gunung Merapi

Koto Baru Star Pendakian Gunung Merapi
Pendakian di Gunung Marapi melewati hutan pinus, vegetasi hutan dan bebatuan vulkanik. Dari puncak akan terlihat gunung dan danau yang ada di sekitarnya.

Indahnya Puncak Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar

Gunung Marapi merupakan salah satu dari barisan gunung berapi aktif dengan ketinggian 2891 mdpl. Letak Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar Sumatera Barat. Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar dapat ditempuh dari Padang selama 1,5 jam perjalanan. Cukup membayar Rp 15.000 hingga Rp 35.000 pendaki dapat menuju Koto Baru, yaitu titik awal jalur pendakian. Ada beberapa alternatif jalur pendakian, namun biasanya para pendaki lebih memilih Koto Baru sebagai start pendakian. Dari Koto Baru para pendaki bisa melanjutkan dengan berjalan kaki atau menumpang truk sayur menuju ke pos pendakian.

Pendakian ke Puncak Marapi
Jika berjalan dari Koto Baru ke Pos Pendakian, pendaki akan disuguhi pemandangan tanaman sayur mayur di kiri dan kanan jalan. Di perjalanan ini pula pendaki dapat melihat pemandangan Gunung Singgalang yang bersebelahan dengan Gunung Marapi. Di pos pendakian pendaki harus membayar biaya masuk Rp 5000. Setelah membayar, perjalanan kemudian dilanjutkan ke pos pemantau sembari mengisi air untuk bekal pendakian.

Dari pos pemantau pendaki lalu berjalan menyusuri hutan pinus. Setelah hutan pinus habis, maka pemandangan berganti dengan vegetasi primer dan sekunder khas hutan tropis. Selama perjalanan banyak lahan datar yang berpetak-petak untuk mendirikan tenda bagi para pendaki. Setelah melewati vegetasi hutan tropis, selanjutnya perjalanan menunju puncak Marapi didominasi oleh bebatuan, kerikil dan pasir vulkanik yang sangat labil bila diinjak. Pendaki harus lebih berhati-hati. Berikutnya pendaki akan sampai di kawah mati yang berupa dataran luas dan terbuka. Di tempat ini terdapat Tugu Abel.

Dari Tugu Abel ke Puncak Marapi membutuhkan waktu pendakian sekitar 15 menit. Setelah sampai di puncak, pemandangan indah pun akan terlihat. Di puncak Gunung Marapi pendaki bisa melihat beberapa kawah yang masih mengepulkan asap putih. Selain itu rerimbunan edelweis dibalik pepohonan menjadi penghias pemandangan. Jika cuaca sedang cerah, akan terlihat Gunung Kerinci, Gunung Singgalang, Danau Maninjau dan Kota Bukittinggi. Ini disebabkan letak strategis Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Indahnya pemandangan dari atas Puncak Marapi sangat mengagumkan. Gunung ini bisa menjadi tujuan pendakian dan aman untuk pendaki pemula. By Rusdi Chaprian
READ MORE - Koto Baru Star Pendakian Gunung Merapi

Jembatan Limpapeh Tempat Wisata Bukittinggi

Tempat Wisata Jembatan Limpapeh Bukittinggi
Jembatan Limpapeh Bukittinggi adalah tempat tujuan wisata di Bukittinggi. Dari atas jembatan wisatawan bisa menikmati kesejukan dan keindahan alam dan pesona Bukittinggi

Menikmati Keindahan Kota dari Jembatan Limpapeh Bukittinggi

Bukittinggi adalah kota kelahiran Bung Hatta, seorang pahlawan proklamator Indonesia. Bukittinggi menghadirkan pesona sejuta alamnya, baik keindahan maupun kesejukan.  Mengunjungi kota ini tak lengkap bila tidak menikmati Jam Gadang atau menyusuri Gua Jepang. Namun ada satu lagi cara menikmati dan melihat keindahan Kota Bukittingi dari tempat dengan ketinggian di tengah kota, yaitu dengan melintasi Jembatan Limpapeh Bukittingi.

Profil Jembatan Limpapeh Bukittinggi
Jembatan  Limpapeh Bukittinggi tepat membentang di atas jalan Ahmad Yani, tak jauh dari Jam Gadang. Jembatan yang didirikan pada tahun 1996 ini merupakan penghubung antara Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan kawasan Benteng Fort de Kock. Jembatan memiliki panjang 90 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter. Jembatan ini didominasi warna merah dan kuning khas Ranah Minang dengan bangunan berarsitektur Minang dengan model Rumah Gadang-nya. Pada jembatan juga terdapat ukiran-ukiran khas Minangkabau.

Pemandangan khas Bukittinggi dari atas jembatan
Jika pengunjung melintasi  Jembatan Limpapeh Bukittinggi, maka pengunjung dapat melihat pemadangan kota Bukittinggi yang indah ditambah dengan udara yang sangat sejuk. Hamparan rumah, toko serta mobil-mobil yang melintas tetap enak dipandang dengan latar belakang Gunung Marapi serta perbukitan yang hijau. Di kejauhan juga ada Jam Gadang yang tampak menyembul di antara atap rumah-rumah penduduk dan toko-toko.Hati-hati bagi yang ingin mengambil gambar dengan kamera di lokasi ini. Karena Monyet-monyet dari Taman Margasatwa kerap melintas dan bisa saja merebut kamera yang tengah dibawa.

Akses ke Jembatan Limpapeh Bukittinggi
Pengunjung yang ingin melintasi Jembatan Limpapeh Bukittinggi bisa masuk melalui Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan dengan biaya masuk delapan ribu rupiah perorang. Sempatkan dahulu untuk melihat aneka satwa yang ada di taman margasatwa seperti gajah, unta, rusa, kangguru dan lain-lain. Opsi lainnya wisatawan bisa masuk melalui Benteng Fort de Kock dari sisi yang satunya. Saat liburan, jembatan ini dipenuhi oleh para wisatawan yang melintas dan ingin berfoto-foto. Jangan lupa, luangkan waktu sejenak untuk melihat kota Bukittinggi dari Jembatan Limpapeh Bukittinggi. “By Rusdi Chaprian”
READ MORE - Jembatan Limpapeh Tempat Wisata Bukittinggi
 
Member Asita Pelangi Holiday